Marilah kita perhatikan situasi dizaman sekarang ini, banyak sekali musibah, dan banyak sekali perubahan. Dizaman yang sudah modern ini, di zaman kemajuan ini, dizaman teknologi ini, coba kita tengok lagi kebelakang, bahwa dizaman dulu hanya orang-orang tertentu saja yang bisa bermain gadget, smartphone dan alat-alat canggih lainnya. Zaman sekarang semua orang sudah bisa memilikinya dan bermain gadget, dari mulai anak-anak sampai orang tua sekalipun taka da yang mau dikatakan ketinggalan zaman.
Orang kaya tidak sedikit, tetapi orang miskin tetap masih ada yang terlantar. Banyak orang-orang yang dikota besar tapi tidur di kolong jembatan dengan rumah seadanya, membuat gubuk dari kertas karton bekas dipinggir kali. Meskipun pemerintah berulang-ulang kali merazianya tetapi orang-orang itu selalu datang lagi. Pemandangan itu sudah menjadi hal yang biasa dan sudah tidak aneh lagi.
Setiap tahunnya tidak sedikit hasil dari zakat fitrah dibagikan kepada orang-orang miskin dan terlantar, orang-orang gelandangan di ibu kota, hal itu memang membuat mereka bahagia saat hari raya idul fitri tiba, tetapi itu tidak merubah nasib mereka, entah salah dimananya sampai sekarang angka pengangguran makin banyak, tindak kejahatan makin banyak, sehingga banyak sekali yang demi mengisi perut mereka, mereka rela melakukan apa saja dengan mengesampingkan akibatnya dan dampak buruknya untuk dirinya dan keluarganya.
Itu memang salah satu problem yang sampai sekarang masih belum bisa diatasi, karena kesadaran dari para pejabat tinggipun masih ada yang melakukan korupsi, padahal seharusnya dengan tidak melakukan korupsipun mereka sudah hidup berkecukupan. Harusnya para pejabat lebih memperhatikan lagi nasib masyarakat yang masih belum mendapat lapangan pekerjaan, memperhatikan masyarakat yang ingin usaha tapi tidak memiliki modal atau tempat usaha yang memang mereka dapatkan secara gratis tanpa membayar kontrakan.
Zaman sekarang juga banyak sekali suami yang tunduk kepada istrinya, kaum wanita zaman sekarang banyak yang tidak mau ketinggalan zaman sehingga banyak wanita yang bekerja menyamai jabatan seorang laki-laki, yang dinamakan zaman emansipasi wanita, tetapi banyak wanita yang akhirnya tidak memperhatikan suami dan anak-anaknya. Sungguh sangat memprihatinkan.
Banyak wanita yang menduduki jabatan mentri, presiden, direktur, menjadi lurah, menjadi inspektur polisi, dan jabatan-jabatan lainnya yang tak kalah dengan kaum laki-laki. Dan semua jabatan yang memang itu harusnya tidak pantas untuk kaum wanita, seperti supir taksi atau tukang cukur rambut, tetapi zaman sekarang semua sudah menjadi hal yang biasanya dan akhirnya dianggap viral.
Beginilah keadaan wanita zaman sekarang, dimana-mana di seluruh Negara dikota-kota besar umum semua sudah mengetahuinya. Perlu diketahui bahwa wanita tidak harus berbuat sama dengan kaum laki-laki. Jadi jelasnya kita memang tidak usah pusing-pusing memikirkan hal itu yang akhirnya membuat sakit kepala dengan memikirkan wanita zaman sekarang. Karena itulah tanda-tanda akhir zaman, dan memang tidak bisa di pungkiri bahwa kiamat pasti akan datang, dan itu adalah salah satu tanda yang Allah tampakan kepada umat manusia agar lebih mendekatkan diri lagi kepadaNya.
Maka marilah kita berlomba-lomba berbuat kebaikan tanpa harus meminta pengakuan dari manusia, cukup hanya pengakuan dari Allah saja. Marilah kita berlomba untuk terkenal dilangit tanpa harus ingin terkenal dibumi. Yakinlah apa yang kita perbuat kalau semua ikhlas karena Allah, maka Allah akan membalas perbuatan baik kita entah itu didunia atau diakherat nanti, tapi janji Allah adalah benar.























