Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa makan junk food dan gula bisa membuat seseorang menjadi ketagihan. Para peneliti mengatakan korelasi antara repons otak yang memunculkan sensasi mirip kecanduan berasal dari kebiasaan kita dalam memilih makanan.
Otak secara tidak sadar dapat belajar untuk memilih dan mendambakan makanan yang membuat kita senang. Karena faktanya kebanyakan junk food dan gula cenderung merilis hormone dopamine setelah dikonsumsi.
Jika kebiasaan atau kesukaan kita adalah junk food dan makanan manis, maka kondisi itu bisa memunculkan keinginan berlebih atau kecanduan pada makanan tersebut.
Melalui penelitian yang dipublikasikan di jurnal Cell Metabolism, peneliti membagi dua kelompok relawan. Kelompok pertama mendapatkan pudding setiap hari yang banyak mengandung lemak dan gula, sedangkan kelompok lainnya diberikan sajian pudding rendah lemak.
Aktivitas otak para relawan pun diukur sebelum dan selama percobaan selama delapan minggu. Tim peneliti mengamati bahwa respons otak terhadap gula dan makanan tinggi lemak pada kelompok yang makan pusing manis tinggi lemak setiap hari meningkat pesat setelah delapan minggu.
Jadi secara khusus, makanan manis dan berlemak itu mengaktifkan sistem dopaminergik, area di otak yang bertanggung jawab atas motivasi dan penghargaan.
Kecenderungan otak untuk memilih makanan manis dan tinggi lemak tersebut bisa berkembang menjadi bawaan atau menimbulkan masalah baru seperti kelebihan berat badan atau obesitas.
Junk food dan makanan manis dapat memberikan kenyamanan setelah mengkonsumsinya. Tapi kedua makanan ini jelas tidak memiliki nilai gizi yang bermanfaat bagi tubuh.
Tingginya kasus obesitas sebagian besar disebabkan oleh konsumsi junk food berlebihan sehingga menimbulkan kekhawatiran akan kondisi kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.
Sehingga perlu diingat bahawa terlalu sering mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan kalori dapat mengubah jalur saraf di otak. Kondisi itu bisa mengurangi kemampuan otak untuk mengatur asupan kalori dan menyebabkan makan berlebihan dan berkonstribusi menambah berat badan. Akibatnya meningkatnya kasus obesitas yang sulit dikendalikan.
Junk food merupakan makanan cepat saji yang tinggi kadar garam, lemak jenuh dan minim nutrisi. Jika sering mengkosumsi junk food maka akan mengakibatkan timbulnya sejumlah penyakit , selain itu konsumsi makanan tinggi gula mengakibatkan tingginya risiko diabetes.
Mulai sekarang biasakan untuk merubah pola makan dan gaya hidup sehat agar merubah ke makan sehat agar terhindar dari gejala depresi dan kecemasan.





















