Bahagia Setelah Berdosa?

Cd5bfbdc82e058fb.jpg

Barangsiapa yang berbuat dosa lantas tidak menyesal dan beristighfar kepada Allah dikarenakan dosanya itu, namun tertawa atau merasa senang dan bangga dengan dosa-dosa yang ia tanggung niscaya kelak Allah ta'ala akan memasukkannya ke Neraka dalam keadaan menangis.

Dan barangsiapa yang taat kepada Allah, kemudian ia menangis karena rasa malu dan takut kepada Allah atas kelalaiannya dalam ketaatan itu maka kelak Allah pun akan memasukkannya ke dalam surga dalam keadaan tertawa memperoleh apa-apa yang dia inginkan yaitu ampunan Allah dll.

Bakar bin Abdullah al-Muzani berkata :
"Barangsiapa yang melakukan kesalahan sambil tertawa niscaya dia akan masuk Neraka sambil menangis"
(Lihat Hilyatul Auliyaa' no. 2156)

Bilal bin Sa'ad rahimahullah berkata :
"Betapa banyak orang yang bergembira namun tertipu tanpa menyadarinya. Dia makan, minum dan tertawa, padahal telah tertulis di dalam kitab Allah ia termasuk bahan bakar api Neraka"
(Kitab Az-Zuhd hal 509 oleh Imam Ahmad)

Imam Ibnul Jauzi rahimahullah berkata :

"Wahai orang yang banyak dosa, jarang menangis, tangisi kondisimu yang tidak bisa menangis. Para sahabat menangis padahal mereka itu adalah orang-orang yang telah bertakwa, sedang engkau tertawa padahal banyak dosa"
(Al-Khawaatim 254)

Wahai Saudaraku…
Perbuatan dosa yang membuatmu sedih dan menyesal itu lebih disukai oleh Allah daripada amalan baik yang membuatmu menjadi ujub dan menyombongkan diri.

Surga serta Neraka keduanya diciptakan untuk orang-orang yang telah melakukan dosa. Surga itu diciptakan untuk para pendosa yang telah bertaubat sementara Neraka itu telah diciptakan untuk para pendosa yang enggan untuk bertaubat dari maksiat.

Semoga lisan kita selalu dimudahkan untuk selalu beristighfar kepada Allah Azza Wajalla, dan kita mendapatkan ampunan atas semua dosa yang sudah pernah kita lakukan. amiin Allahumma Amiin