Kegiatan ekstrakurikuler di Akademik Polri menjadi salah satu aspek penting dalam pengembangan kompetensi mahasiswa. Selain fokus pada pendidikan akademik yang berkualitas, Akademik Polri memberikan perhatian besar kepada pengembangan soft skills. Soft skills sendiri mencakup kemampuan interpersonal, komunikasi, kepemimpinan, dan pemecahan masalah yang sangat diperlukan dalam dunia kerja, terutama di lingkungan kepolisian.
Di Akademik Polri, berbagai kegiatan ekstrakurikuler ditawarkan untuk mendukung pengembangan diri mahasiswa. Organisasi mahasiswa, klub olahraga, seni, dan beberapa komunitas yang berfokus pada kepemimpinan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berlatih dan menerapkan keterampilan mereka di luar kelas. Misalnya, dengan mengikuti organisasi mahasiswa, mahasiswa dapat belajar komunikasi yang efektif, kerja sama tim, serta cara mengelola konflik yang mungkin timbul di dalam kelompok.
Salah satu kegiatan yang populer adalah klub debat. Dalam klub ini, mahasiswa tidak hanya belajar berargumen dan berpikir kritis, tetapi juga berlatih untuk berbicara di depan umum. Keahlian ini akan sangat bermanfaat saat mereka terjun ke dalam dunia kepolisian, di mana kemampuan untuk menyampaikan informasi secara jelas dan persuasif sangat diperlukan, baik dalam penyuluhan maupun dalam pengadilan.
Selain itu, Akademik Polri juga menggelar berbagai lomba dan kompetisi yang melibatkan seluruh mahasiswa. Kegiatan ini bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan prestasi akademik, tetapi juga melatih soft skills, seperti kepemimpinan dan manajemen waktu. Melalui kompetisi ini, mahasiswa belajar untuk memotivasi diri mereka sendiri dan berkolaborasi dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama.
Pendidikan di Akademik Polri tidak hanya terfokus pada teori dan soal akademik Polri yang diajarkan di dalam kelas. Selama waktu luang, mahasiswa juga dianjurkan untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial, seperti pengabdian masyarakat atau bakti sosial. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat merasakan langsung dampak positif yang dapat mereka berikan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kemampuan empati dan kepedulian sosial mereka.
Di era digital saat ini, Akademik Polri juga telah memperkenalkan kegiatan ekstrakurikuler yang menggabungkan teknologi. Misalnya, workshop mengenai cybersecurity dan penggunaan media sosial secara bijak. Hal ini penting mengingat tantangan yang dihadapi oleh kepolisian saat ini, di mana penyebaran informasi yang cepat dapat mempengaruhi opini publik. Dengan mengikuti kegiatan ini, mahasiswa dilatih untuk berpikir kritis dan membuat keputusan yang tepat dalam situasi yang mungkin memerlukan analisis cepat dan akurat.
Tak hanya itu, Akademik Polri juga menyediakan latihan fisik yang intensif untuk meningkatkan ketahanan dan disiplin. Kesehatan fisik sangat penting bagi anggota kepolisian yang harus siap melakukan tugas-tugas lapangan. Kegiatan seperti senam, bela diri, dan olahraga tim diadakan secara rutin dan menjadi momen yang tepat bagi mahasiswa untuk membangun kekompakan dan semangat sportivitas.
Bagi mahasiswa yang ingin mempersiapkan diri lebih matang menghadapi ujian dan seleksi, ada juga soal tryout akademik Polri yang diberikan sebagai simulasi. Melatih diri dengan soal ini membuat mahasiswa lebih siap menghadapi tantangan akademik yang akan mereka hadapi. Dengan demikian, mereka tidak hanya mengembangkan soft skills, tetapi juga mempersiapkan diri untuk belajar lebih giat agar dapat berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Melalui kegiatan ekstrakurikuler ini, Akademik Polri berkomitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga unggul dalam soft skills. Dengan menggabungkan berbagai elemen pembelajaran, mahasiswa diharapkan dapat menjadi polisi yang profesional, responsif, dan mampu memenangkan hati masyarakat.























