Seleksi Kedinasan TNI merupakan proses yang harus dilalui oleh calon anggota Tentara Nasional Indonesia untuk memastikan bahwa mereka memenuhi standar yang ditetapkan. Setiap tahapan seleksi dirancang untuk mengukur kemampuan akademik, fisik, kesehatan, hingga mental ideologi para calon prajurit. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai jenis tes Kedinasan TNI yang harus dijalani oleh peserta seleksi.
1. Tes Administrasi
Tahapan awal dalam seleksi Sekolah Kedinasan TNI adalah tes administrasi. Peserta harus memenuhi persyaratan dokumen seperti ijazah, KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, serta surat keterangan sehat. Jika dokumen tidak lengkap atau tidak sesuai ketentuan, peserta tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
2. Tes Kesehatan
Tes kesehatan dilakukan untuk memastikan bahwa calon anggota TNI dalam kondisi fisik yang prima. Tes ini mencakup pemeriksaan tekanan darah, penglihatan, pendengaran, kesehatan gigi, serta kondisi organ dalam. Calon peserta harus menjaga kesehatan tubuhnya agar dapat lolos dalam tahapan ini.
3. Tes Kesamaptaan Jasmani
Tes ini bertujuan untuk mengukur ketahanan fisik peserta, yang meliputi lari 12 menit, pull-up, sit-up, push-up, dan shuttle run. Selain itu, ada juga tes renang sebagai bagian dari penilaian ketahanan fisik. Kesiapan fisik yang baik menjadi faktor utama dalam keberhasilan melewati tes ini.
4. Tes Psikologi
Tes psikologi dalam seleksi Kedinasan TNI bertujuan untuk menilai kecerdasan intelektual, ketahanan mental, serta kepribadian peserta. Tes ini meliputi tes intelegensi umum (TIU), tes kepribadian, serta tes kemampuan problem-solving. Peserta diharapkan memiliki daya pikir cepat, ketahanan mental, serta kepribadian yang sesuai dengan nilai-nilai TNI.
5. Tes Akademik
Tes akademik mencakup mata pelajaran seperti Matematika, Bahasa Indonesia, dan Wawasan Kebangsaan. Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan akademik peserta dan memastikan bahwa mereka memiliki dasar pengetahuan yang cukup sebelum masuk ke dunia militer.
6. Tes Mental Ideologi
Tes ini bertujuan untuk menilai loyalitas peserta terhadap Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Selain itu, wawasan kebangsaan dan pemahaman tentang sejarah perjuangan bangsa juga menjadi aspek penting dalam penilaian.
7. Pantukhir (Penentuan Akhir)
Tahap terakhir dalam tahapan tes Kedinasan TNI adalah sidang pantukhir. Di tahap ini, peserta akan dinilai secara keseluruhan berdasarkan hasil tes sebelumnya. Hanya peserta terbaik yang akan lolos dan dinyatakan diterima dalam kedinasan.
Mengikuti seleksi Kedinasan TNI bukanlah hal yang mudah. Setiap peserta harus mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan akademik agar bisa lolos dalam setiap tahapan tes. Dengan memahami jenis tes Kedinasan TNI, calon peserta dapat lebih siap dalam menghadapi seleksi dan meningkatkan peluang keberhasilannya.























