rajatrafficNET
6 Sifat Lidah yang Harus Anda Dihindari

6 Sifat Lidah yang Harus Anda Dihindari

24 Jan 2022
277x
Ditulis oleh : zOwl

Ada enam sifat buruk lidah yang harus dihindari, yakni bohong, gosip, mengungkap rahasia atau aib orang lain, mengutuk dan melaknat, berbicara yang tak bermanfaat, serta berdebat. Saudara muslim sekalian sebisa mungkin kita harus bisa menghindari keburukan tersebut, karena kelak di akherat akan dimintai pertanggungjawabannya dari apa sudah kita perbuat selama hidup didunia.

Hal ini juga berkesesuaian dengan perintah Nabi SAW bahwa keselamatan seseorang tergantung bagaimana ia menjaga lidahnya. Lidah dan ucapan adalah berkah yang besar, yang melaluinya berbagai ibadah lisan, pemenuhan kebutuhan, dan rekreasi jiwa, tetapi juga menjadi mangsa terpenting yang harus diperhitungkan, baik secara negatif maupun positif.

Lidah mencuri perbuatan baik dengan melakukan perbuatan buruk, seperti fitnah, gosip, dusta, makian, hinaan, ejekan, dan lain-lain.

Lidahmu juga bisa menjadi sungai yang mengalir untukmu dengan perbuatan baik yang besar dalam perbuatan sederhana. Misalnya, mengucapkan “Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah huwallahu akbar. (Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dan Allah Mahabesar).

Rasulullah SAW menyampaikan bahwa lafaz dzikir ini merupakan tanaman surga. Semakin banyak dzikir yang disebutkan, semakin banyak tanamannya di surga. Rasulullah dalam hadits riwayat Abdullah bin Masud RA bersabda:

عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ رضي الله عنه قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقِيتُ إِبْرَاهِيمَ لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِي فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ أَقْرِئْ أُمَّتَكَ مِنِّي السَّلَامَ وَأَخْبِرْهُمْ أَنَّ الْجَنَّةَ طَيِّبَةُ التُّرْبَةِ عَذْبَةُ الْمَاءِ وَأَنَّهَا قِيعَانٌ وَأَنَّ غِرَاسَهَا سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

“Dari Abdullah bin Mas’ud RA, Rasulullah SAW bersabda: Aku bertemu dengan Ibrahim pada malam ketika aku diisrakan, kemudian ia berkata, ‘Wahai Muhammad, sampaikan salam dariku kepada umatmu, dan beritahukan kepada mereka bahwa surga debunya harum, airnya segar, dan surga tersebut adalah datar, tanamannya adalah kalimat: subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah huwallahu akbar (Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dan Allah Mahabesar).” (HR Tirmidzi).

Kalimat sangat mudah diucapkan bagi seorang muslim, meski tidak semua tahu berat dan besarnya pahala bagi yang rutin membacanya. Inilah pilihan kata terbaik sebagaimana seseorang memilih menu makanan. Sebagaimana kita memilih mereka menu terbaik, recommanded, atau paling populer. Maka inilah menu terbaik untuk Anda dalam hal ucapan.

Diriwayatkan dari sahabat ‘Umar bin Khathab radhiyallahu ‘anhu, beliau suatu ketika menemui Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu yang sedang menarik lidahnya. ‘Umar berkata kepada Abu Bakar,

مَهْ. غَفَرَ اللهُ لَكَ

“Ada apa ini, semoga Allah Ta’ala mengampunimu.”

Abu Bakar berkata,

إِنَّ هذَا أَوْرَدَنِي الْمَوَارِدَ

“Sesungguhnya (lidah) ini menjerumuskan kita dalam banyak masalah.”

(HR. Malik dalam Al-Muwaththa’ 2: 988 dan An-Nasa’i dalam Sunan Al-Kubra no. 11841)

Dan dia berkata: Barang siapa yang banyak bicara, maka jatuhnya berlipat ganda, dan siapa yang lebih sering jatuh, dosanya juga berlipat ganda.

Dikatakan juga, lidah adalah otot, dan di belakangnya ada masalah. Seberapa sering kita membicarakannya, dan betapa sedikitnya kita menjadi tabah di dalamnya, kecuali orang-orang yang dirahmati Allah. Nabi SAW mengatakan: “Muslim adalah orang yang menyelamatkan kaum muslimin dari lidah dan tangannya.

Hadits agung ini menggabungkan ucapan dan tindakan. Meski demikian, ada hama lidah yang harus diwaspadai, antara lain:

Berbohong.
Bohong adalah bukti betapa lemahnya kepribadian orang melakukannya.

Ghibah dan gosip.
Membicarakan keburukan orang lain saja tidak boleh, apalagi dengan cara memfitnah, baik itu berupa perkataan maupun perkataan.

Mengungkapkan rahasia.
Kita dilarang mengungkapkan rahasia orang lain, terlebih aib orang lain.

Mengutuk dan melaknat.
Nabi SAW bersabda: “Para pelaknat tidak akan menjadi pemberi syafaat, dan tidak menjadi saksi pada Hari Kebangkitan”.

Berbicara yang tidak bermanfaat.
Perbuatan ini adalah sekop yang menghancurkan bangunan moral.

Berdebat.
Nabi SAW bersabda: “Saya adalah pemimpin sebuah rumah di pinggiran surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan, bahkan ketika dia benar sekali pun”,. Maksudnya, tinggalkanlah perdebatan meskipun Anda dalam posisi benar, atau dengan memiliki argumentasi yang benar.   (hajinews)

Berita Terkait
Baca Juga:
Cara Baru Beriklan Dengan Aplikasi Soorvei

Cara Baru Beriklan Dengan Aplikasi Soorvei

Tips      

1 Okt 2020 | 676


Total belanja iklan nasional tahun 2018 mencapai 145T, sedangkan tahun 2019 mencapai 181T. Meskipun pada tahun 2020 belanja iklan dipastikan turun karena pandemic covid-19 menarik bahwa ...

Wisata Kuliner Di Jakarta Nikmat yang Wajib Dicoba

Wisata Kuliner Di Jakarta Nikmat yang Wajib Dicoba

Kuliner      

22 Mei 2020 | 794


Jakarta merupakan kota besar yang memiliki banyak penduduk. Di Jakarta banyak gedung-gedung tinggi yang menjadi pusat perekonomian serta pemerintahan negara Indonesia. Bukan hanya memiliki ...

Berhati-hatilah Ketika Kita Terjun dan Menggunakan Dunia Maya

Berhati-hatilah Ketika Kita Terjun dan Menggunakan Dunia Maya

Tips      

10 Jun 2020 | 875


Zaman sekarang ini adalah era digital dan juga era globalisasi, perkembangannya makin pesat dan semua bisa dijangkau hanya lewat ketikan jari. Apalagi dunia maya saat ini banyak dihiasi ...

Omongan Pakde, benar

Omongan Pakde, benar

Tips      

27 Sep 2021 | 388


Tidak setiap tempat di Bumi ini memiliki iklim yang sama. Tidak seperti di Indonesia, ada beberapa negara yang mempunyai empat musim berbeda di sepanjang tahunnya. Indonesia yang ...

Anies Baswedan Capres Pilihan Anak Muda No. 1

Anies Baswedan Capres Pilihan Anak Muda No. 1

Politik      

29 Maret 2021 | 899


Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno masuk di posisi 5 besar calon presiden pilihan anak muda berdasarkan hasil survei Lembaga Indikator Politik ...

Menurut Wartawan Senior, Kakek Dari Politikus PDIP Arteria Dahlan Adalah Pendiri PKI Sumbar

Menurut Wartawan Senior, Kakek Dari Politikus PDIP Arteria Dahlan Adalah Pendiri PKI Sumbar

Politik      

9 Sep 2020 | 1494


Dalam sebuah debat disalah satu acara televisi kemarin malam, tepatnya hari Selasa 8 September 2020, terkuak sebuah fakta mengejutkan yang mengungkapkan Politikus Partai PDIP Arteria Dahlan ...

Copyright © KerjaLagi.com 2022 - All rights reserved