Segera Tinggalkan Minum Air Ini, Ginjal Bisa Rusak
Oleh zOwl, 3 Nov 2022
Ginjal merupakan salah satu organ vital di dalam tubuh yang sangat penting dijaga kesehatannya.
Akan tetapi, ternyata ada kebiasaan yang menurut dr. Zaidul Akbar bisa merusak ginjal jika dilakukan terus menerus.
Menurut dr. Zaidul Akbar, kebiasaan yang bisa membuat ginjal rusak tersebut adalah sering meminum air dingin.
Zaidul Akbar menjelaskan bahwa jika suhu tubuh dirasa normal, kemudian ingin minum yang dingin berarti ada keringat pada tubuh yang perlu dikeluarkan.
Ketika sensasi atau perasaan ingin mengkonsumsi minuman dingin itu muncul, maka sebaiknya keinginan tersebut jangan dituruti.
Jika hal itu terjadi, sebenarnya bisa membahayakan ginjal jika dilakukan secara terus menerus.
Agar lebih paham terkait bahaya meminum air dingin, maka dr. Zaidul Akbar yang merupakan dokter sekaligus pendakwah alan memberi penjelasannya.
Sebenarnya daripada mengkonsumi air dingin, tubuh lebih baik diberi minuman dengan suhuh yang hangat atau normal.
“Sebab jika minum air dingin, secara otomatis tubuh akan memberikan sinyal untuk terus menerus mengkonsumsi air dingin,” jelas dr. Zaidul Akbar seperti dikutip dari video di kanal YouTube Bamol TV Sabtu, 29 Oktober 2022.
Walaupun banyak orang yang beranggapan mengkonsumsi air dingin itu baik, tapi dr. Zaidul Akbar lebih merekomendasikan untuk minum air dengan suhu normal.
Alasannya adalah ketika di mekkah orang sangat suka minum air dengan suhu dingin, maka itu bisa jadi hal yang sangat wajar.
Namun di Indonesia sendiri, apabila terlalu sering minum-minuman dengan suhu yang dingin, maka lambat laun ginjal akan rusak karena tergerus.
Agar tidak semakin berbahaya, dr. Zaidul Akbar juga tidak menyarankan untuk minum ketika sedang makan.
Untuk alasan kesehatan, dr. Zaidul Akbar lebih menyarankan untuk minum sebelum dan sesudah maka saja.
Berikan jarak nya juga, kalau dr. Zaidul Akbar sendiri memberikan jarak 15-30 menit sebelum makan besar.
“Jadi, dapat disimpulkan bahwa minum air dengan suhu yang dingin tidak disarankan, karena akan berat di pencernaan,” pungkas dr. Zaidul Akbar.
Artikel Terkait
Artikel Lainnya